Apa itu Sabar? sabar adalah menahan diri dalam tiga perkara

sabar adalahApa itu Sabar?
Sabar secara bahasa berarti al habsu yaitu menahan diri.
.
Sedangkan secara syar’i, sabar adalah menahan diri dalam tiga perkara : (1) ketaatan kepada Allah, (2) hal-hal yang diharamkan, (3) takdir Allah yang dirasa pahit (musibah).
.
Allah Ta’ala berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.” (QS. Ali Imron: 200).
.

**
JANGAN LUPA, FOLLOW SOSIAL MEDIA KAMI LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE VIDEO TERBARU
📚 Kunjungi blog: https://www.abumirza.com/
📌 Subcribe my channel: https://www.youtube.com/c/AbuMirza
✅ Facebook: https://www.facebook.com/AbuMirzaCOM/
✏ Instagram: https://www.instagram.com/abumirzacom/
📢 Telegram : https://t.me/abumirzacom

DUA SYARAT DITERIMANYA IBADAH

DUA SYARAT DITERIMANYA IBADAHDUA SYARAT DITERIMANYA IBADAH
Agar ibadah diterima di sisi Allah, haruslah terpenuhi dua syarat, yaitu:
1. Ikhlas karena Allah.
2. Mengikuti tuntunan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam (ittiba’).

Jika salah satu syarat saja yang terpenuhi, maka amalan ibadah menjadi tertolak. Berikut kami sampaikan bukti-buktinya dari Al Qur’an, As Sunnah, dan Perkataan Sahabat.

Dalil Al Qur’an
Dalil dari dua syarat di atas disebutkan sekaligus dalam firman Allah Ta’ala,

فَمَنْ كَانَ يَرْجُو لِقَاءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًا وَلَا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَدًا

“Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya“.” (QS. Al Kahfi: 110)

Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan, “Maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh”, maksudnya adalah mencocoki syariat Allah (mengikuti petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, pen). Dan “janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya”, maksudnya selalu mengharap wajah Allah semata dan tidak berbuat syirik pada-Nya. Inilah dua rukun diterimanya ibadah, yaitu harus ikhlas karena Allah dan mengikuti petunjuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.”[1]

Al Fudhail bin ‘Iyadh tatkala menjelaskan mengenai firman Allah,

لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا

“Supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya.” (QS. Al Mulk: 2), beliau mengatakan, “yaitu amalan yang paling ikhlas dan showab (mencocoki ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam).”

Lalu Al Fudhail berkata, “Apabila amal dilakukan dengan ikhlas namun tidak mencocoki ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, amalan tersebut tidak akan diterima. Begitu pula, apabila suatu amalan dilakukan mengikuti ajaran beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam namun tidak ikhlas, amalan tersebut juga tidak akan diterima. Amalan barulah diterima jika terdapat syarat ikhlas dan showab. Amalan dikatakan ikhlas apabila dikerjakan semata-mata karena Allah. Amalan dikatakan showab apabila mencocoki ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.”

Dalil dari Al Hadits
Dua syarat diterimanya amalan ditunjukkan dalam dua hadits. Hadits pertama dari ‘Umar bin Al Khottob, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ ، وَإِنَّمَا لاِمْرِئٍ مَا نَوَى ، فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى دُنْيَا يُصِيبُهَا أَوِ امْرَأَةٍ يَتَزَوَّجُهَا ، فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ

“Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niat. Dan setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Barangsiapa yang berhijrah karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya adalah pada Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa yang hijrah karena dunia yang ia cari-cari atau karena wanita yang ingin ia nikahi, maka hijrahnya berarti pada apa yang ia tuju (yaitu dunia dan wanita, pen)”.

Artikel selengkapnya baca di sini : https://rumaysho.com/832-dua-syarat-diterimanya-ibadah.html

**
JANGAN LUPA, FOLLOW SOSIAL MEDIA KAMI LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE VIDEO TERBARU
📚 Kunjungi blog: https://www.abumirza.com/
📌 Subcribe my channel: https://www.youtube.com/c/AbuMirza
✅ Facebook: https://www.facebook.com/AbuMirzaCOM/
✏ Instagram: https://www.instagram.com/abumirzacom/
📢 Telegram : https://t.me/abumirzacom

BERILMU SEBELUM BERUCAP DAN BERAMAL

BERILMU SEBELUM BERUCAP DAN BERAMALBERILMU SEBELUM BERUCAP DAN BERAMAL

Allah Subhaanahu Wa Ta’ala berfirman yang artinya:
فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنبِكَ وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ ۗ
“Maka ketahuilah, bahwa Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah dan memohonlah ampunan untukmu dan orang-orang beriman laki dan perempuan” (Q.S Muhammad: 19).

Ayat tersebut memerintahkan kepada Nabi Muhammad Shollallaahu ‘alaihi wasallam untuk berilmu terlebih dahulu dengan firman-Nya “Maka ketahuilah (berilmulah) …” sebelum berucap dan berbuat yaitu memohon ampunan kepada Allah Subhaanahu Wa Ta’ala. Al-Imam alBukhari rahimahullah menuliskan judul bab pada kitab Shahihnya dengan : “Bab Ilmu (didahulukan) Sebelum Ucapan dan Beramal“.

Umar bin al-Khottob radhiyallaahu ‘anhu berkata :
تَفَقَّهُوا قَبْلَ أَنْ تُسَوَّدُوا
“Belajarlah ilmu sebelum menjadi pemimpin” (riwayat Ibnu Abi Syaibah)

Umar bin al-Khottob radhiyallahu ‘anhu juga berkata :
لَا يَبِعْ فِي سُوقِنَا إِلَّا مَنْ قَدْ تَفَقَّهَ فِي الدِّينِ
“Janganlah berjualan di pasar kami orang yang belum paham tentang ilmu agama” (riwayat at Tirmidzi)

Mu’adz bin Jabal radhiyallaahu ‘anhu berkata:
الْعِلْمُ إمَامُ الْعَمَلِ وَالْعَمَلُ تَابِعُهُ
“Ilmu adalah pemimpin amal, dan amal adalah pengikut ilmu” (Dari kitab al-Amru bil Ma’ruf wan nahyu anil munkar karya Ibnu Taimiyyah halaman 15).

Umar bin Abdil Aziz rahimahullah berkata:
مَنْ عَبَدَ اللَّهَ بِغَيْرِ عِلْمٍ كَانَ مَا يُفْسِدُ أَكْثَرَ مِمَّا يُصْلِح
“Barangsiapa yang beribadah kepada Allah tanpa ilmu, maka ia lebih banyak merusak dibandingkan memperbaiki” (Dari kitab Majmu’ Fataawa Ibn Taimiyyah: 2/383).

Ilmu Menyebabkan Amal yang Sedikit Menjadi Barakah

**
JANGAN LUPA, FOLLOW SOSIAL MEDIA KAMI LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE VIDEO TERBARU
📚 Kunjungi blog: https://www.abumirza.com/
📌 Subcribe my channel: https://www.youtube.com/c/AbuMirza
✅ Facebook: https://www.facebook.com/AbuMirzaCOM/
✏ Instagram: https://www.instagram.com/abumirzacom/
📢 Telegram : https://t.me/abumirzacom
.

ORANG YANG ENGGAN MASUK SURGA

ORANG YANG ENGGAN MASUK SURGA
Hadits yang diriwayatkan dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu , bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
.
كل أمتي يدخلون الجنة إلا من أبى، قيل ومن يأبى يا رسول الله؟! قال: من أطاعني دخل الجنة، ومن عصاني فقد أبى
.
“Setiap umatku akan masuk surga, kecuali orang-orang yang enggan untuk memasukinya. Ada seseorang yang bertanya, siapakah orang yang enggan tersebut wahai Rasulullah ? Beliau bersabda, “Barangsiapa mentaatiku akan masuk surga, barangsiapa tidak taat kepadaku sungguh dia orang yang enggan masuk surga“ (HR.Bukhari)
.
**
JANGAN LUPA, FOLLOW SOSIAL MEDIA KAMI LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE VIDEO TERBARU
📚 Kunjungi blog: https://www.abumirza.com/
📌 Subcribe my channel: https://www.youtube.com/c/AbuMirza
✅ Facebook: https://www.facebook.com/AbuMirzaCOM/
✏ Instagram: https://www.instagram.com/abumirzacom/
📢 Telegram : https://t.me/abumirzacom

4 Pertanyaan Di Padang Mahsyar

4 Pertanyaan Di Padang Mahsyar
4 Pertanyaan Di Padang Mahsyar

Kehidupan dunia ini dengan berbagai kenikmatannya pasti akan berakhir. Yaitu dengan datangnya hari kiamat. Ketika itu tidak ada yang bermanfaat bagi manusia kecuali keimanan dan amal kebaikan yang pernah dilakukannya waktu di dunia. Adapun anak keturunan, harta, kedudukan, pangkat dan gelar yang dikejar-kejar oleh banyak orang, maka tidaklah bermanfaat. Maka merugilah orang-orang yang kesibukannya di dunia hanya untuk membanggakan anak keturunan, mengumpulkan harta, mencari kedudukan dan mengejar pangkat. Sedangkan terhadap akhirat mereka melalaikannya.

.

Rosululloh ﷺ bersabda:
لَا تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمُرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ وَعَنْ عِلْمِهِ فِيمَ فَعَلَ بِهِ وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَا أَنْفَقَهُ وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَا أَبْلَاهُ
“Tidaklah bergeser kedua kaki seorang hamba (menuju surge atau neraka) sehingga ia ditanya tentang umurnya untuk apa ia habiskan, ilmunya untuk apa ia amalkan, hartanya dari mana ia peroleh dan kemana ia habiskan dan badannya untuk apa ia gunakan” (HR Tirmidzi dan Darimi)
.
**
JANGAN LUPA, FOLLOW SOSIAL MEDIA KAMI LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE VIDEO TERBARU
📚 Kunjungi blog: https://www.abumirza.com/
📌 Subcribe my channel: https://www.youtube.com/c/AbuMirza
✅ Facebook: https://www.facebook.com/AbuMirzaCOM/
✏ Instagram: https://www.instagram.com/abumirzacom/
📢 Telegram : https://t.me/abumirzacom
.

AGAMA SESEORANG TERGANTUNG AGAMA TEMAN DEKATNYA

Agama seseorang tergantung agama teman dekatnya
Agama seseorang tergantung agama teman dekatnya

Rasulullah ﷺ menjadikan teman sebagai patokan terhadap baik dan buruknya agama seseorang. Oleh sebab itu Rasulullah ﷺ memerintahkan kepada kita agar memilih teman dalam bergaul. Dalam sebuah hadis, Rasulullah ﷺ bersabda:
.
المرء على دين خليله فلينظر أحدكم من يخالل

“Agama seseorang tergantung dengan agama teman dekatnya. Hendaklah kalian memerhatikan, siapa yang dia jadikan teman dekatnya.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi, dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Silsilah Ash-Shahihah, no. 927)
.
Dari Abu Musa Al-Asy’ariy radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالسَّوْءِ كَحَامِلِ الْمِسْكِ وَنَافِخِ الْكِيرِ ، فَحَامِلُ الْمِسْكِ إِمَّا أَنْ يُحْذِيَكَ ، وَإِمَّا أَنْ تَبْتَاعَ مِنْهُ ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ مِنْهُ رِيحًا طَيِّبَةً ، وَنَافِخُ الْكِيرِ إِمَّا أَنْ يُحْرِقَ ثِيَابَكَ ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ رِيحًا خَبِيثَة

“Permisalan teman duduk yang shalih dan buruk adalah seperti penjual minyak wangi dan tukang pandai besi. Adapun penjual minyak wangi, bisa jadi ia akan memberimu minyak wangi, atau kamu akan membeli darinya atau kamu akan mendapat bau harum darinya. Adapun tukang pandai besi, bisa jadi ia akan membuat pakaianmu terbakar, atau kamu akan mendapat bau yang tidak sedap darinya.” (HR. Bukhari No. 2101, Muslim No. 2628)
.
PERINGATAN
Jika kita tidak memilih teman yang baik, maka kita tinggal memilih:
Apakah kita yang akan memengaruhi orang-orang untuk menjadi lebih baik?
Ataukah kita yang menjadi korban pengaruh buruk lingkungan (kawan-kawan) kita?

**
JANGAN LUPA, FOLLOW SOSIAL MEDIA KAMI LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE VIDEO TERBARU
📚 Kunjungi blog: https://www.abumirza.com/
📌 Subcribe my channel: https://www.youtube.com/c/AbuMirza
✅ Facebook: https://www.facebook.com/AbuMirzaCOM/
✏ Instagram: https://www.instagram.com/abumirzacom/
📢 Telegram : https://t.me/abumirzacom
.

Video Inspiratif Motion Graphic OBAT HATI animasi terbaru kayak YUFID TV

Video Inspiratif Motion Graphic OBAT HATI animasi terbaru

Dalam Hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari
Nabi saw pernah memisalkan
ILMU itu sebagaimana AIR HUJAN
Nabi saw bersabda yang artinya
“Perumpamaan ILMU dn PETUNJUK yang AKU sampaikan kepada umat manusia,
seperti HUJAN LEBAT yang turun di MUKA BUMI
kita bisa memahami tanah itu akan SUBUR
ketika sering DIHUJANI
maka demikian pula HATI Anda
hati kita akan bisa SUBUR
ketika sering mendapatkan SIRAMAN ROHANI
dan sebaliknya..
tanah itu GERSANG, TANDUS tidak bisa dimanfaatkan ketika tidak dapat air
maka demikian pula HATI kita
HATI kita akan menjadi HATI yang TANDUS, GERSANG
bakhan menjadi MUSUH bagi PEMILIKNYA
ketika dia tidak pernah diajak untuk PENGAJIAN

*****
YUK, FOLLOW SOSIAL MEDIA KAMI LAINNYA UNTUK MENDAPATKAN UPDATE VIDEO TERBARU
.
Kunjungi blog: https://www.abumirza.com/
Subcribe my channel: https://www.youtube.com/c/AbuMirza
Facebook: https://www.facebook.com/AbuMirzaCOM/
Instagram: https://www.instagram.com/abumirzacom/

Video Inspiratif Motion Graphic OBAT HATI animasi terbaru kayak YUFID TV

yufid tv,
yufid tv ceramah singkat,
yufid tv video inspiratif,
yufid tv motion graphic,
yufid tv terbaru,
yufid tv animasi,